Palopo, [01, Desember] 2025 – Dalam upaya memastikan mutu akademik dan administrasi berjalan optimal, Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo sukses menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) tahun 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian tahun sebelumnya dan merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) strategis bagi peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
RTM kali ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Syariah dan dihadiri oleh jajaran pimpinan inti, meliputi Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), seluruh Ketua Program Studi (Prodi) dan Sekretaris Prodi, Tim Penjaminan Mutu (TPM), serta Bendahara Penerima dan Pembantu (BPP). Kehadiran lengkap tim manajemen menunjukkan komitmen bersama dalam perbaikan mutu. Tiga pilar utama, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), menjadi sorotan utama dalam agenda pembahasan.

Aksi Strategis di Bidang Pendidikan
RTM mengidentifikasi tantangan krusial, termasuk rendahnya daya tarik prodi, minimnya mahasiswa asing, serta belum lengkapnya dokumen kurikulum dan tracer study.
Untuk mengatasi hal tersebut, disepakati beberapa RTL penting:
- Peningkatan Promosi: Melakukan sosialisasi prodi secara masif untuk meningkatkan daya tarik.
- Penguatan Kurikulum: Mengadakan workshop Outcome-Based Education (OBE) dan revisi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) secara terstruktur.
- Tata Kelola Kerjasama: Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) monitoring dan evaluasi kerjasama sebagai trigger rekrutmen mahasiswa asing.
- Pengembangan SDM: Fokus pada penguatan rekrutmen, pemenuhan formasi, serta pelatihan peningkatan kompetensi bagi dosen dan tendik.
Intervensi Pendanaan untuk Penelitian dan PKM
Dalam bidang Penelitian dan PKM, masalah utama yang ditemukan adalah lemahnya produktivitas, minimnya kolaborasi internasional, dan kurangnya luaran publikasi bereputasi, termasuk rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini.
Untuk mendongkrak performa, diputuskan langkah-langkah pendanaan dan reward yang lebih intervensif:
- Pendanaan dan Reward: Mengalokasikan intervensi pendanaan dan insentif (reward) yang jelas untuk meningkatkan publikasi ilmiah dosen di jurnal bereputasi.
- Pemanfaatan Mitra: Secara aktif memanfaatkan dan mengoptimalkan kolaborasi dengan mitra (internasional dan nasional) dalam penelitian dan PKM.
- Pelibatan Mahasiswa: Mendorong keterlibatan mahasiswa, misalnya sebagai penulis pertama atau kedua, dalam artikel penelitian dan PKM dosen.
- Coaching Clinic: Membuat program pendampingan publikasi (coaching clinic) untuk memperkuat kemampuan menulis ilmiah dosen dan mahasiswa.